ETNOBOTANI
Salah satu ilmu
botani yang membahas tentang masyarakat yang memanfaatkan tanaman dalam
keperluan sehari-hari disebut dengan etnobotani. Pemanfaatan tanaman ini bisa
saja berkaitan dengan produksi, ekonomi, budaya, adat istiadat, seni, fashion, ataupun
sebagai obat herbal.
Hasil dari
pemanfaatan tanaman itu, banyak sekali kita jumpai dikehidupan sehari-hari, terutama
beberapa benda di sekitar kita.
TAS ROTAN
Rotan
adalah salah satu tanaman yang banyak dijumpai, terutama dihutan hujan tropis
seperti di Indonesia. Melimpahnya rotan dibeberapa hutan sangat disayangkan
apabila tidak dimanfaatkan dengan baik dan benar. Rotan yang dibiarkan terlalu
lama tanpa dimanfaatkan sedemikian rupa, lama kelamaan akan lapuk, pecah-pecah,
dan jaringan luar kulitnya akan terkelupas. Hal ini disebabkan karena jaringan
epidermis pada rotan mengandung kristal silika. Rotan sendiri memiliki beberapa
kandungan senyawa kimia didalamnya, seperti lignin, silika, selulosa, dan
holoselulosa. Batang rotan yang kuat disebabkan oleh adanya kandungan lignin
yang tinggi. Hal ini dikarenakan lignin memiliki berat molekul yang tinggi. Kekuatan
tarik pada batang rotan dipengaruhi oleh adanya selulosa pada batang rotan.
Salah satu pemanfaatan rotan ini adalah dalam bentuk tas rotan yang sedang tren
dikalangan anak muda. Tas rotan ini merupakan salah contoh pemanfaatan tanaman
dikalangan masyarakat yang berkaitan dengan produksi dan fashion. Dengan
memproduksi tas rotan, biaya produksi dapat diminimkan dikarenakan banyaknya rotan
yang ada dihutan. Disamping itu, manfaatnya bagi masyarakat sekitar adalah
terciptanya lapangan pekerjaan dan digunakan juga untuk fashion tren pada masa sekarang.
Permasalahan
1.
Jelaskan
bagaimana etnobotani pertama kali ditemukan!
2.
Sebutkan
dan jelaskan contoh pemanfaatan etnobotani dibidang kesehatan!
3.
Apa yang
menyebabkan kekuatan dan kelenturan yang dimiliki oleh batang rotan?